berbagi sejarah pikiran yang mungkin bermanfaat

Memasuki minggu ketiga sebagai perantau, saya mengalami banyak kekacauan/gangguan/godaan/tantangan yang telah saya alami, hal-hal tersebut muncul dari dalam dan luar diri saya.

Dari Dalam Read the rest of this entry »

Merantau, sudah seminggu ini aku mencoba hal baru, keluar dari zona nyaman, merasakan lebih dalam perbedaan dengan menjadi tamu di daerah orang. Dari kecil gue terbiasa tinggal dan berkerumun di kota besar-Jakarta, pun seandainya keluar daerah hanya dalam jangka waktu yang pendek.

Read the rest of this entry »

Kau telah banyak melumpuhkan hati yang tak bersalah
Para pemilik hati yang telah dianuagerahi ketulusan oleh yang maha pemurah
Kau buat hati mereka terpecah-belah seakan telah bersalah
Para orang-orang ramah yang kau cap salah arah hingga mereka mengeluarkan amarah. Read the rest of this entry »

Lautan bintang malam setelah hujan membuatku sedikit tenang memandangi indahnya bulan.

Meski hanya sendirian bukan berarti aku kesepian. Bayang wajahmu tetap memberi kehangatan setiap kali aku membaca surat-suratmu yang telah lama kusimpan.

Meski angin malam begitu tenang, aku tetap merindukan senyuman manismu yang dapat membuat gelisahku hilang.

Aku pun terkesan dengan kesabaranmu menahan kesendirian di saat malam, karena malam adalah saat terberat menahan kesepian.

Tak hanya itu, ketegaranmu untuk menggapai impian ditengah derasnya tekanan sosial yang menghantam, membuatku kagum dan lebih bersabar untuk memperjuangkan impian walau kini hanya berjalan sendirian.

Menggali kehidupan melalui perjalanan(di Kereta Api Pandanwangi, jurusan Jember-Banyuwangi. harga tiket Rp. 8.000 dengan rentang waktu perjalanan pukul 04.30 – 07.30)

Hanya perjalananlah yang membuat kita semakin memahami tentang kehidupan. Melihat fenomena dan keindahan sekitar, alam budaya yang mentoleransi semua hal yang berbeda. semua itu menginspirasi saya untuk menetapkan tekad untuk terus berkelana selagi masih muda, pun juga ketika nanti tua, sampai saya dapati seluruh keindahan dunia.

Read the rest of this entry »

Peradaban hari ini tidak bisa lepas dari yang dulu. Bangsa yang besar adalah bangsa yang tidak pernah melupakan sejarah bangsanya sendiri, itu kata Bung Karno. Saat ini saya melihat peradaban Indonesia yang mungkin hampir seluruh dunia telah berubah dengan cepat-dikarenakan teknologi informasi. Aspek budaya bangsa ini banyak terkikis dengan nilai-nilai luar (asing) yang saya liat merusak pola kehidupan bangsa Indonesia. Hal positif pun juga ada, tapi kali ini saya ingin mengkritisinya saja, mungkin karena saya iri dengan Jepang dan Korea yang begitu kokoh menjaga nilai budayanya, yang sampai bisa disebarluaskan dan malah dianut oleh bangsa lain.

Read the rest of this entry »

Gumuh rasanya jikalau tidak menulis sehari saja. Disaat pikiran sedang dilanda banyak keinginan dan khayalan tetapi badan masih tetap tidak mau berjalan.

Read the rest of this entry »

Ikuti

Kirimkan setiap pos baru ke Kotak Masuk Anda.